GRESIK | NUGres – Momen Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah menjadi sejarah tersendiri bagi Wakil Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif.
Tahun ini, untuk pertama kalinya sejak menjabat sebagai Wakil Bupati Gresik, ia akan menggelar tradisi Open House atau gelar griya, sebuah tradisi tahunan yang biasa dilakukan pejabat untuk bersilaturahmi dengan masyarakat.
Tradisi Open House ini menjadi simbol keterbukaan dan kedekatan antara pemimpin daerah dengan warga.
Dokter Alif, sapaan akrabnya, akan menerima kunjungan dari berbagai elemen masyarakat Gresik di rumah dinasnya yang berlokasi di Jalan Basuki Rachmat. Ini menjadi momen penting bagi dirinya dalam membangun komunikasi langsung dengan warga.
Menurut informasi yang dihimpun dari staf rumah dinas, agenda Open House tersebut akan berlangsung selama H+6 lebaran.
Sementara saat dikonfirmasi oleh NUGres, Wabup Gresik dr. Alif membenarkan informasi tersebut. “Iya Mas, tanggal 6 dan 7,” ujarnya pada Jumat (4/4/2025). Ia antusias menyambut momen ini sebagai bentuk apresiasi terhadap dukungan masyarakat selama dirinya menjabat sebagai Wakil Bupati Gresik.
Open House bakal dimulai sekira pukul 09.00 WIB dan terbuka untuk umum. Masyarakat diimbau untuk datang dalam suasana silaturahmi dan kebersamaan.
Gelar Griya ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk bertemu warga, tetapi juga menjadi sarana bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan pesan-pesan penting tentang pembangunan dan pelayanan publik.
Biasanya, dalam suasana informal seperti ini, aspirasi masyarakat bisa lebih mudah tersampaikan.
Selain Wabup Gresik, Bupati Fandi Akhmad Yani juga dijadwalkan menggelar Open House di hari yang sama. Keduanya akan menyambut warga secara bergiliran maupun bersamaan, tergantung pada jadwal masing-masing. Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk bertemu langsung dengan pemimpin daerahnya.
Tradisi Open House seperti ini menjadi bagian dari kultur lebaran yang mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat. Di tengah dinamika pembangunan daerah, momen silaturahmi semacam ini sangat penting untuk menjaga harmoni antara pemerintah dan masyarakat Gresik secara keseluruhan.
Editor: Chidir Amirullah