Alumni Tebuireng di Gresik Gelar Do’a Peringatan 7 Hari Wafatnya Gus Sholah

0
305

GRESIK | NUGres – Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng Jombang, IKAPETE di Gresik Utara gelar acara do’a bersama untuk peringati wafatnya almarhum KH. Sholahuddin Wahid atau biasa dikenal dengan Gus Sholah, Pengasuh PP. Tebuireng, Sabtu (8/2/2020).

Ratusan alumni dan santri Tebuireng itu melakukan rangkaian kegiatan seperti, khotmil Qur’an, pembacaan Surat Al Ikhlas 10.000 dan puncaknya adalah pembacaan Tahlil dan Doa bersama. Kegiatan ini dipusatkan di Ponpes Alkarimi Tebuwung, Dukun, Gresik.

Dengan melibatkan ratusan santri ponpes Alkarimi, Kordinator IKAPETE Gresik Utara, Moh. Syafik mengatakan, kegiatan ini adalah bagian dari mahabbah (cinta) dan ta’dzim kami pada Guru. Selain itu, juga menjalin ukhuwah ma’hadiyah (persaudaraan sesama alumni pesantren).

“Alhamdulillah dengan kegiatan ini saya berharap kepada anggota IKAPETE semakin cinta pada almamater yakni Ponsok Tebuireng, teramsuk para masyayikh dan guru-guru,” ungkap Syafik.

KH. Sholahuddin Wahid atau Gus Sholah berpulang menghadap Allah SWT pada 2/2/2020 lalu atau tepatnya 7 hari lalu di RS. Harapan Kita, Jakarta. Adik Gus Dur ini dikenal masyarakat luas sebagai sosok yang seserhana, beepenampilan tenang dan penuh dengan pemikiran yang visioner.

Pengasuh Pesantren Tebuireng Jombang ini tidak hanya dikenal sebagai Ulama’ kharismatik. tapi juga pejuang hak asasi manusia. Tercatat beliau pernah aktif sebagai Wakil Ketua Komisi Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

Menurut Syafik, kegiatan ini akan dilanjutkan pada peringatan 40 hari nanti dengan melakukan ziarah bersama-sama alumni ke makam Gus Sholah, sekaligus takziyah ke keluarga pesantren dan pengasuh yakni Gus Kikin.

Kontributor : Syafi Hoo

Editor : Ahmad Zain

 

Leave a reply