Rais Syuriah PCNU Gresik: Kiai Robbach Gigih Perjuangkan Pendidikan

oleh -84 Dilihat
Haul ke-3 dan Mengenang 1000 Hari Almaghfurlah KH Robbach Ma'shum. Foto: ist/NUGres
Haul ke-3 dan Mengenang 1000 Hari Almaghfurlah KH Robbach Ma'shum. Foto: ist/NUGres

MANYAR | NUGres – Haul ke-3 mengenang 1000 hari wafatnya almaghfurlah KH Robbach Ma’sum digelar keluarga besar dan ‘santri kalimantan’ dengan berkirim do’a, yasiin dan tahlil, di Jl Kalimantan 199 GKB merupakan kediaman Kiai Robbach Ma’shum, Jum’at malam (22/9/2023).

Sejumlah tokoh turut hadir diantaranya; Rais Syuriyah PCNU Gresik KH Mohammad Farhan, Ketua MUI Gresik KH Mansoer Shodiq, Habib Umar Al Habsyi, KH Umar Thoha, KH Fathoni Abdussyukur, KH Chusnan Ali, KH Abdullah Azam.

Selain para kiai dan habaib di Kabupaten Gresik, turut hadir bertabarrukan Bupati Gresik Gus H. Fandi Akhmad Yani. Ia nampak khidmat mengikuti rangkaian Haul ke 3 dan 1000 hari wafatnya almaghfurlah KH Robbach Ma’sum.

Simak Juga:  Lazisnu PCNU Gresik Bantu Wanita Lumpuh yang Sempat Viral di Media Sosial

Rais Syuriyah PCNU Gresik KH Mohammad Farhan dalam kesempatan itu mengajak hadirin meneladani pikiran serta tindakan almaghfurlah KH Robbach Ma’sum semasa hidup dan memperjuangkan agama di Gresik.

“Zaman sekarang itu banyak yang kehilangan akhlak, menghina orang di medsos dianggap perkara biasa, padahal zaman dulu Rasulullah serta Wali Songo itu kalau dakwah dengan santun,” tutur Kiai Farhan.

Advertisment

Selain itu, Kiai Farhan juga mengisahkan, bahwa ingat betul perjuangan semasa hidup Kiai Robbach, yang dulu merupakan guru di Perguruan Kanjeng Sepuh Sidayu.

“Semasa jadi guru, Kiai Robbach sangat gigih memperjuangkan pendidikan, sampai beliau akhirnya ditunjuk oleh para Kiai Gresik, untuk jadi Bupati Gresik. Istimewanya beliau tidak ada rasa takut sedikitpun dalam memperjuangkan agama,” tandas Kiai Farhan.

Simak Juga:  Peringatan Haul Sesepuh Petiyin Wadeng Sidayu Gresik Gelar Tahlil Massal

Pada gilirannya, Bupati Gresik Gus Yani mengungkapkan banyak belajar dari Kiai Robbach, yang merupakan pemimpin teladan. Gus Yani juga berupaya terus untuk birrul walidain, menjadi anak yang selalu mendoakan almaghfurlah Kiai Robbach.

“Ini Masjid di Balongpanggang sudah selesai pembangunnannya, setelah ini kita akan sowan Ibu Nyai Hj. Armiyatun, semoga keluarga merestui, agar Masjid tersebut diberi nama Masjid KH Robbach Ma’sum,” terang Gus Yani, untuk menghargai jasa dan perjuangannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *