Perdana, Ngolah Pikir “NGOPI” PAC IPNU IPPNU Duduksampeyan Gresik Kupas Tema Hari Santri

oleh -52 Dilihat
PERDANA. Kali pertama digelar NGOPI 'Ngolah Pikir' digelar oleh PAC IPNU IPPNU Duduksampeyan, Gresik pada Ahad (15/10/2023) malam di Kafe Al Hambra. Foto: dok PAC IPNU IPPNU Duduksampeyan/NUGres
PERDANA. Kali pertama digelar NGOPI 'Ngolah Pikir' digelar oleh PAC IPNU IPPNU Duduksampeyan, Gresik pada Ahad (15/10/2023) malam di Kafe Al Hambra. Foto: dok PAC IPNU IPPNU Duduksampeyan/NUGres

DUDUKSAMPEYAN | NUGres – Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU IPPNU Duduksampeyan sukses menggelar kegiatan berjuluk NGOPI yang merupakan singkatan dari Ngolah Pikir pada Ahad (15/10/2023) malam, di kafe Al Hambra, Duduksampeyan Gresik.

Forum penuh inspirasi yang digelar PAC IPNU IPPNU Duduksampeyan baru-baru ini dihadiri oleh sejumlah santri, pelajar, dan teman-teman “jihad santri” yang memiliki visi kuat dalam memajukan negeri.

“Acara Ngopi atau ‘Ngolah Pikir’ ini bertujuan untuk mengangkat peran penting yang dimiliki oleh santri dan pelajar dalam mewujudkan perubahan positif di masyarakat dan dalam upaya jihad santri menjayakan negeri,” terang Ketua PAC IPNU Duduksampeyan, M. Fiqih Febrianto, melalui keterangan yang diterima NUGres, Senin (16/10/2023).

Menambahkan rekan Fiqih, Ketua PAC IPPNU Duduksampeyan Farikhatul Mahmudah berharap, melalui forum Ngopi ini semangat yang ditanamkan dalam acara ini akan terus hidup.

Simak Juga:  Latih Kepekaan Sosial, Pelajar NU Cerme Kompak Masak Bareng 125 Nasi Bungkus untuk Warga Terdampak Banjir

“Sehingga mendorong kita semua untuk semakin menyadari menjadi agen perubahan positif dalam membangun dan menjayakan negeri ini,” tandasnya.

Advertisment

Ngopi perdana itu menghadirkan rekan Muhammad Alwi Kholili, M.Pd.i sebagai narasumber. Ia yang memberikan wawasan tentang langkah konkret yang harus diambil. Selain itu juga pentingnya pendidikan yang berkualitas bagi santri dan pelajar menjadi fokus utama.

Peserta forum Ngopi itu diingatkan akan tanggung jawabnya untuk menjaga semangat belajar, meningkatkan literasi, dan memahami nilai-nilai agama dan kebangsaan.

Sesi berikutnya memaparkan betapa pentingnya pengembangan kepemimpinan di kalangan santri dan pelajar. Peserta diingatkan akan tanggung jawab mereka dalam memimpin dengan integritas dan memberdayakan masyarakat sekitar melalui berbagai inisiatif yang mendukung kesejahteraan bersama.

Simak Juga:  Gus Ulul Masuk Anggota Banser: Saya Siap Menjaga Kiai
Pimpinan Anak Cabang IPNU IPPNU menyerahkan cinderamata sebagai ucapan terima kasih atas transfer keilmuan yang diberikan narasumber. Foto: dok PAC IPNU IPPNU Duduksampeyan/NUGres
PAC IPNU IPPNU Duduksampeyan menyerahkan cinderamata sebagai bentuk terima kasih atas transfer keilmuan yang telah diberikan oleh Penyaji Ngopi. Foto: dok PAC IPNU IPPNU Duduksampeyan/NUGres

Diskusi juga menyoroti pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dan persatuan. Santri dan pelajar diingatkan bahwa dalam menjayakan negeri, mereka harus mampu memelihara kerukunan antaragama dan antarsuku, menciptakan lingkungan yang inklusif, dan merawat semangat persatuan.

Namun, di tengah berbagai harapan dan visi tersebut, peserta “NGOPI” juga diajak untuk memahami tantangan yang mungkin dihadapi dalam perjalanan jihad santri. Mereka diingatkan bahwa semangat juang, ketekunan, dan kerja keras tetap menjadi kunci dalam menjayakan negeri.

Acara Ngopi yang diselenggarakan oleh PAC IPNU IPPNU Duduksampeyan ini berhasil menjadi panggung inspirasi bagi santri, pelajar, dan teman-teman jihad santri di Duduksampeyan, Gresik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *