PCNU Se-Jatim Dorong Regenerasi Kepemimpinan, Dukung Gus Yahya Sebagai Ketua Tanfidziyah

0
46

GRESIK | NUGres – Sebanyak 41 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Jawa Timur berkumpul di kantor Pengurus Wilayah NU Jatim di Jalan Masjid Al Akbar Surabaya pada Selasa (12/10/2021).

Forum yang dipimpin para pengurus NU Jatim, menghasilkan tiga poin sebagai rekomendasi dalam Muktamar ke-34 NU Lampung pada 23-25 Desember mendatang. Antara lain, PWNU Jatim meyakini perlunya dilakukan proses perubahan strategis dalam bentuk regenarasi pada tataran kepemimpianan manajerial dan pelaksanaan tugas organisasi (Tanfidziyah) di tubuh PBNU.

Kemudian, NU Jawa Timur mengambil keputusan dalam bentuk pengusulan KH Muftachul Akhyar dan KH Yahya Cholil Staquf, masing-masing sebagai Rais Aam dan Ketua Umum PBNU periode 2021-2026.

Terakhir, PWNU Jatim pengamanatkan kepada pengurus NU di Cabang untuk mengamankan keputusan seperti dimaksud dua poin di atas. Surat tersebut juga dibuat pada Selasa (12/10/2021) dan ditandatangani oleh sejumlah pengurus PWNU Jatim.

Rais Syuriyah PWNU Jatim KH Anwar Manshur mengatakan kegiatan itu didasarkan atas pertimbangan regenerasi kader-kader NU untuk menempati posisi strategis pada struktur tanfidziyah.

“NU membutuhkan regenerasi di jajaran pengurus tanfidziyah. Kita memiliki kader-kader NU yang sangat potensial untuk menempati posisi strategis pada struktur tanfidziyah,” katanya, seperti dikutip Times Indonesia, pada Selasa (12/10/2021).

Lebih lanjut, rapat tersebut juga untuk memperjuangkan keputusan organisasi untuk tetap dalam satu barisan dalam memperjuangkan kepemimpinan dan program di Muktamar ke-34 NU.

“Di antaranya usulan pemilihan ketua tanfidziyah di semua tingkatan menggunakan sistem Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA). Kami tetap memperjuangkan usulan ini,” ungkapnya.

Di samping itu, dalam Muktamar ke-34 mendatang, PWNU Jawa Timur memohon kepada beberapa masayikh untuk bersedia menjadi anggota AHWA.

“Dengan hormat kami mohon kesediaan KH Anwar Manshur, KH Nurul Huda Jazuli, KH Fuad Hasan, dan KH Miftachul Akhyar untuk menjadi anggota AHWA pada Muktamar ke-34 NU Lampung mendatang,” ujarnya. (redaksi NUGres)

Leave a reply