GRESIK | NUGres – Ketua Turots Sampurnan yang berbasis di Pondok Pesantren Qomaruddin Bungah, Gresik, menyambut baik Launching Kitab Ta’lim As Shibyan karya Syaikhona Muhammad Kholil yang akan menyemarakkan peringatan 1 Abad Syaikhona Kholil pada Jumat 11 April 2025 di Masjid Maqbarah Syaikhona Muhammad Kholil, Jl. Raya Martajasah, Bangkalan.
“Kami ingin menyampaikan bahwa peluncuran kitab Ta’lim As Shibyan di sela perhelatan akbar Haul Syaikhona Kholil adalah sebuah momentum istimewa. Ini bukan hanya tentang menghadirkan kembali warisan keilmuan Islam, tetapi juga menghubungkan generasi muda dengan nilai-nilai pendidikan Islam yang diajarkan para ulama terdahulu,” kata Gus Wasil, Ketua Turots Sampurnan, Pondok Pesantren Qomaruddin, Bungah Gresik, Sabtu (5/4/2025).
Gus Wasil juga menyampaikan harapan, bila hadirnya kitab ini menjadi wasilah dalam membentuk karakter santri yang berakhlak dan berilmu, sebagaimana spirit pendidikan yang diwariskan oleh Syaikhona Kholil.
Selain itu, Gus Wasil juga menyampaikan bila penelitian serius terhadap turots yang merupakan warisan keilmuan Islam klasik, terus berkembang, baik dalam kajian akademik maupun di lingkungan pesantren.
“Turots tidak hanya menjadi referensi keilmuan, tetapi juga membentuk pola pikir dan metodologi pembelajaran di pesantren. Pengaruhnya sangat besar dalam membangun sistem pendidikan berbasis turatsiyah (tradisional), yang tetap relevan dalam menjawab tantangan zaman. Melalui kajian turots, para santri tidak hanya memahami teks klasik, tetapi juga mampu mengontekstualisasikannya dengan kebutuhan masa kini,” imbuhnya.
Gus Wasil optimis masa depan kajian maupun penelitian turots akan terus berkembang dan bertransformasi dari sekedar menjadi peninggalan sejarah. Namun juga turut berkontribusi dalam pemikiran Islam kontemporer.
“Digitalisasi, penerjemahan, serta pengembangan studi kritis terhadap turots harus lebih digalakkan, sehingga lebih mudah diakses dan dipahami oleh generasi muda. Pesantren memiliki peran penting dalam menjaga, mengkaji, dan mengaktualisasikan turots agar tetap menjadi sumber ilmu yang relevan bagi umat Islam di masa depan,” tandasnya, memungkasi.
Editor: Chidir Amirullah