Bunga Rampai Pelantikan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Bungah masa khidmat 2022 – 2027

0
179
Pelantikan MWC NU Bungah 2022 - 2027

BUNGAH | NUGres – Dengan mengenakan kemeja batik berwarna hijau gelap, jajaran Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Bungah masa khidmat 2022 – 2027, secara resmi dilantik pada Ahad pagi (22/1/2023), di Pondok Pesantren Al-Ishlah Bungah Gresik.

Dalam proses pelantikan tersebut, pembacaan Surat Keputusan (SK) Strukur MWC NU Bungah masa khidmat 2022 – 2027 dilakukan oleh Wakil Ketua PCNU Gresik, Dr Syifaul Qulub. Sedangkan pengukuhan dan baiat pengurus dipimpin oleh Penjabat Rais Syuriah PCNU Gresik, KH Mohammad Farhan.

Namun sebelum dilantik, Ketua Pelaksana kegiatan Ahmad Shodiq menyampaikan laporan dalam sambutan atas nama Panitia Pelaksana Pelantikan dan Musyawarah Kerja (Musyker) MWC NU Bungah 2022 – 2027.

Diawal sambutannya, Shodiq menyampaikan bila tema kegiatan Mendigdayakan Nahdlatul Ulama, Menjemput Abad Kedua Menjemput peradaban Baru. Tema ini diambil karena momen pelantikan menjelang gelaran puncak Harlah 1 Abad NU pada 7 Februari 2023.

“Semoga dengan tema ini MWC NU Bungah khususnya dan NU secara umum bangkit dan menjemput kebangkitan baru tersebut,” harapnya

Ia juga melaporkan bila kegiatan ini mengundang tak kurang dari 377 orang. 168 di antaranya ialah pengurus yang akan dilantik dan akan mengikuti musyker. Terdiri dari jajaran Mustasyar, A’wan, Rais Syuriah, Harian Syuriah, Harian Tanfidziyah, Ketua Lembaga dan Ketua Badan Otonom NU dan Anggota.

“Syukur alhamdulillah, bapak-bapak, ibu-ibu, dana dari acara ini adalah dana murni dari kami para pengurus. Artinya, para donator utama dan donatur lainnya murni dari pengurus MWC NU Bungah mulai dari A’wan hingga lembaga,” imbuh mantan Ketua PAC GP Ansor Bungah tersebut.

Baiat dan Serah Terima Dokumen

Serah terima dokumen

Serah terima dokumen dari Ketua MWC NU Bungah 2017 – 2022 KH Ali Murtadho (Kiri, songkok hijau muda), kepada Ketua MWC NU Bungah 2022 – 2027 KH Muhammad Alauddin (Kanan). Foto : Tim dok. MWC NU Bungah/NUGres

Usai laporan panitia pelaksana, prosesi pelantikan pun dimulai. Pembacaan Surat Keputusan PCNU Gresik nomor 323/PCNU/A.III/L-09/12/2022 tentang Pengesahan Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Bungah Gresik masa khidmat 2022 – 2027 dilakukan oleh Wakil Ketua PCNU Gresik, Dr Syifaul Qulub.

Dilanjutkan dengan pembacaan naskah baiat Pengurus MWC NU Bungah, yang dipimpin secara langsung oleh Pejabat Rais (Pj) Syuriah PCNU Gresik, KH Mohammad Farhan. Namun, sebelum pembaiatan dilakukan oleh Kiai Farhan, ia ingin mendapatkan kepastian tentang kesanggupan para pengurus MWC NU Bungah 2022 – 2027. Kiai Farhan pun menanyakan kesanggupan tersebut secara terang benderang. Serentak menjawab “Siapp!”.

“Alhamdulillah, sekali lagi alhamdulillah. Dan mudah-mudahan disertai dengan taufik dan hidayah dari Allah Subhanahu wata’ala, sehingga bukan kesanggupan yang kosong tapi bisa kita laksanakan. Amiin Ya RobbalAlamiin,” tutur Kiai Farhan, kemudian memandu baiat.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan serah terima dokumen. Pengurus MWC NU Bungah masa khidmat 2017 – 2022 dalam hal ini diwakili oleh KH Zainuri Ma’ruf (Rais Syuriah MWC NU 2017 – 2022) dan KH Ali Murtadlo (Ketua MWC NU Bungah 2017 – 2022) kepada Pengurus MWC NU Bungah 2022 – 2027, KH Thohawi Hadin (Rais Syuriah MWCNU 2022 – 2027) dan KH Muhammad Alauddin (Ketua Tanfidziyah 2022 – 2027).

Serah terima dokumen pergantian masa khidmat tersebut disaksikan oleh jajaran PCNU Gresik antara lain Pejabat Rais Syuriah KH Mohammad Farhan, Katib Syuriah KH Abdul Malik, serta dua orang Wakil Ketua PCNU Gresik yakni Ir H Nadlilah Badaruddin dan Dr Syifaul Qulub.

Harapan Ketua PCNU Gresik dan Arahan PWNU Jawa Timur

Pada gilirannya, Ketua PCNU Gresik, KH Mulyadi mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya Pelantikan Pengurus MWCNU Bungah masa khidmat 2022 – 2027, ia berharap MWC NU Bungah dapat istikamah dalam berjamiyah.

“Harapan kami kepada MWC NU Bungah adalah semoga proses kaderisasi terus berjalan dengan maksimal. Dengan kaderisasi yang berjalan maksimal itu lah maka istikomah dalam berjamiyah itu bisa berjalan baik,” kata KH Mulyadi.

Wakil Katib PWNU Jawa Timur, KH Romadlon Khotib dalam pengarahannya menguraikan makna pendigdayaan, yang menjadi tema kegiatan ini.

Menurutnya, digdaya sebagai wujud mental yang tangguh dan mandiri. Mandiri yang tidak memiliki krtergantungan terhadap sesuatu. Tegak mewujudkan cita-cita mempersembahkan kekhidmatan melalui jamiyah Nahdlatul Ulama.

Simak Juga  Menyapa dari Mekkah, Begini Sederet Pesan-pesan dari Wabup Gresik

“Pendigdayaan Nahdlatul Ulama, tanpa tergantung siapa-siapa. Harus berani mandiri. Harus berani mengatakan bahwa; “aku adalah pengurus NU yang ingin menjadikan diri saya, ibadah saya, melalui jamiyah NU, perjuangan yang tanpa pamrih dan perjuangan yang betul-betul ingin kita peroleh dihadapan Allah Subahanah wa ta’ala”. Ngoten nggih? Pas mboten? Mudah-mudahan menjadi dasar kita. Ojok melempem lah, Ojok gampang digembosi,” pesan Kiai Romadlon.

Lebih lanjut, berkaitan dengan dalam kekhidmatan di NU, ia berpesan bahwa pentingnya keikhlasan dalam berorganisasi. Karena itu merupakan dasar dari berjamiyah.

“Tidak perlu memandang bahwa saya jadi apa, tapi jadi apapun, di tingkat apapun yang penting hatinya itu ikhlas. Insyaallah, itu akan bisa melebih tadi, jadi apa,” pungkas Kiai Romladon

Ladang Khidmat MWC NU Bungah 2022 – 2027

Ketua MWC NU Bungah 2022 - 2027, KH Muhammad Alauddin

Ketua MWC NU Bungah 2022 – 2027, KH Muhammad Alauddin saat memberikan sambutan. Foto : Tim dok. MWC NU Bungah/NUGres

Ketua MWC NU Bungah yang baru, KH Muhammad Alauddin dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasinya atas dedikasi yang sudah diukir oleh kepengurusan sebelumnya.

Ia juga menyampaikan, langkah yang segera ia tempuh bersama jajaran MWC NU Bungah. Di antaranya adalah adalah persiapan menyongsong Harlah 1 Abad NU dengan spirit kemandirian organisasi.

“Sesuai dengan amanah konferensi kemarin, kita akan berupaya mendirikan lembaga perekonomian NU di Bungah. Apakah nanti dalam bentuk koperasi, BMT, atau yang lainnya. Itu akan kita bahas pada musyawarah kerja setelah kegiatan ini,” terangnya.

Sementara untuk program kerja, KH Muhammad Alauddin menjelaskan pihaknya akan lebih banyak fokus dalam melakukan pembenahan lembaga-lembaga di MWC NU Bungah.

“Target kita adalah penataan organisasi agar bisa lebih transparan, masyarakat lebih bisa merasakan manfaatnya MWCNU Bungah secara umum, dan tidak hanya dimiliki oleh segelintir kelompok saja,” tambahnya.

Sambutan Waki Bupati Gresik

Pelantikan MWC NU Gresik dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik, Hj Aminatun Habibah (Bu Min). Dalam sambutannya, Bu Min sampaikan salam serta permohonan maaf Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) yang belum bisa hadir menyaksikan secara langsung pelantikan Pengurus MWC NU Bungah 2022 – 2027.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Gresik, Bu Min menyampaikan selamat atas pelantikan jajaran MWC NU Bungah yang secara resmi dilantik. Bu Min juga menyatakan bahwa di wilayah Bungah, selalu dipimpin oleh seorang Kiai yang akan mencurahkan waktunya untuk NU.

Bu Min juga mengapresiasi kekompakan dan semangat Pengurus dan Warga NU di Wilayah Bungah. Menurutnya kesadaran berjamiyah di Bungah sudah sangat luar biasa.

“Kalau ada urunan semangatnya luar biasa. Gresik selalu tertinggi dari Kabupaten/Kota lain, mulai Koin Muktamar NU hingga Koin Peduli Semeru. Terakhir Koin Sehat untuk pembangunan RSNU Gresik, Bungah sementara ini juga jadi juaranya,” urai Bu Min mengapresiasi.

Ditambahkannya, walau orang-orang Bungah ini tidak ada rumahnya yang megah, hidup dengan sederhana, namun selalu terdepan dalam mendukung jamiyah. “Saya kira ini yang disampaikan oleh Kiai Romadlon sebagai digdaya tadi,” imbuh Bu Min.

Kisah lampau juga diungkap Bu Min. Kala berkhidmat sedari menjadi IPPNU hingga Fatayat. Ia menceritakan kekhasan jamaah NU di wilayah Bungah mengenai urunan. Jamaah NU di Wilayah Bungah selalu turut andil, mengupayakan semampunya untuk kemaslahatan kebutuhan jamiyah NU.

“Dulu urunan, ngumpulkan botol kecap, ngumpulkan koran, saya masih ingat. Wong saya dulu juga pelakunya. Dulu, masih belum ada Kantor NU. Sekarang Alhamdullah, NU Bungah juga sudah memiliki Rumah Sakit yang kini dibangun lebih baik lagi,” tandas Bu Min.

Di ujung sambutannya Bu Min memohon bantuan dan dukungan dari para Kiai dan Masyayikh NU yang hadir, untuk turut serta menjaga kondusifitas Kabupaten Gresik.

Sekedar informasi, selain dihadiri oleh Wakil Katib PWNU Jawa Timur KH Romadlon Khotib, Pj Rais Syuriah PCNU Gresik KH Mohammad Farhan, Katib Syuriah PCNU Gresik KH Abdul Malik, Ketua PCNU Gresik KH Mulyadi, Wakil Bupati Gresik Hj Aminatun Habibah, Wakil Ketua PCNU Gresik Dr Syifaul Qulub, Wakil Ketua PCNU Gresik Ir Nadillah.

Nampak hadir pula Mustayar PCNU Gresik KH Chusnan Ali, Pengasuh/Pemangku Pesantren di Wilayah Bungah dan sekitarnya, Ning dan Gus, perwakilan Pimpinan Badan Otonom NU Anak Cabang Bungah, jajaran Forkopimcam Bungah. Serta sejumlah Kepala Desa se-Kecamatan Bungah, Ketua Ranting NU se-Wilayah Bungah beserta lembaga dan badan otonomnya. (Maghfur/Chidir)

Leave a reply